Cara Mudah Impor Barang dari Luar Negeri

Jika Anda ingin melakukan impor barang dari luar negeri, maka setidaknya Anda harus memahami alur untuk melakukan impor. Adapun cara mudah atau alur agar Anda bisa melakukan impor dari luar negeri. Jika Anda ingin mengetahui caranya, maka simak artikel ini hingga selesai.

Melakukan impor barang sangatlah mudah jika Anda memahami dengan baik alur untuk mengambil barang dari luar negeri. Pastinya barang impor ini akan memberikan keuntungan jika dilakukan penjualan ulang. Jika Anda yang benar-benar serius untuk melakukan impor. Maka berikut ini adalah cara mudahnya Anda dapat melakukan impor secara baik dan benar.

Alur Impor Barang dari Luar Negeri

Pastinya banyak barang-barang yang disediakan dari luar negeri yang banyak diminati oleh orang-orang. Mulai dari barang yang branded hingga barang yang memiliki harga murah dan multifungsi yang tinggi. Jika Anda penasaran dengan caranya, maka berikut ini adalah penjelasan singkatnya untuk Anda.

  1. Penentuan harga dan sistem penjualan

Pastikan harga yang Anda berikan adalah harga yang terbaik untuk mendapatkan keuntungan. Jika Anda sudah menentukan harganya dengan tepat maka Anda perlu lakukan adalah menentukan sistem penjualan barang secara impor. Ada yang penjualannya sistemnya barang datang baru bayar, atau ada yang barang langsung dibayar baru dikirimkan, dan lain-lainnya. Untuk sistem penjualan barang impor sangat banyak sehingga Anda bisa mencarinya di Google secara langsung.

  1. Memilih jasa pengiriman dan cara pembayaran pengiriman

Pastinya jika Anda sudah memahami sistem penjualannya, maka langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah memilih jasa pengiriman. Pastikan jasa pengiriman yang Anda pilih adalah jasa profesional sehingga Anda tidak susah dalam proses penerimaan barang.

Kemudian pastikan pula cara memberikan pembayaran untuk pengirimannya. Biasanya hal ini merupakan kesepakatan dari penjual dengan Anda, untuk pembayaran baiknya seperti apa. Jika sudah Anda diskusikan makan nantinya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan hasil diskusi dari Anda dengan penjual.

  1. Asuransi Barang yang Anda Beli

Pastinya Anda harus mengasuransikan barang yang baru saja Anda beli. Hal ini dikarenakan barang yang Anda beli dalam jumlah yang sangat besar dan sangat rawan sekali jika terjadi kerusakan. Sehingga jangan lupa untuk melakukan asuransi pada barang yang Anda beli.

Setidaknya dengan menggunakan asuransi, barang yang Anda miliki saat ini menjadi lebih aman dan ada yang menanggung jika terjadi kerusakan. Hal ini juga membuat barang Anda diperlakukan dengan sangat hati-hati sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang besar.

  1. Mengurus Perizinan dan Bea Cukai

Setelah Anda mengasuransikan barang-barang Anda. Pastikan pula Anda mengurus perizinan barang Anda yang akan masuk ke Indonesia. Perizinan ini bisa Anda urus jika semua dokumen pembayaran Anda sudah lengkap dari pihak penjual dan pihak pengiriman. Pastikan setelah dikirim, Anda mengurus perizinan agar barang Anda dapat masuk.

Pastikan juga Anda memahami aturan Bea Cukai terkait barang impor yang masuk. Hal ini sangat penting agar barang Anda sudah dikenakan pajak dalam proses masuk ke dalam Indonesia. Ini aturan yang harus Anda kuasai dan Anda pelajari agar Anda dapat dengan mudah membuat barang Anda bisa masuk ke Indonesia dengan aman.

  1. Menerima Barang dan Klaim Asuransi

Jika semuanya sudah lengkap, maka sudah saatnya Anda menerima barang Anda. Pastinya pada proses penerimaan akan ada pengecekan namun hal ini untuk keamanan semata saja. Selain itu pastinya Anda harus ketahui adalah Anda harus melakukan pengecekan secara menyeluruh pada barang yang Anda terima.

Jika terjadi kerusakan barang saat Anda melakukan pengecekan, maka Anda dapat dengan mudah melakukan klaim dari asuransi yang Anda bayar. Hal ini pentingnya asuransi untuk membuat Anda tidak menerima banyak kerugian dari kerusakan barang impor yang Anda terima.

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan alur pengiriman barang impor dari luar negeri. Informasi ini bersifat dasar dan bisa menjadi sebuah referensi untuk Anda yang ingin mengetahui pengiriman secara umum. Informasi lebih lengkapnya bisa Anda tanyakan ke Bea Cukai.